Seputarindonesia.co.id // BEKASI KOTA – Merespons tingginya intensitas hujan di wilayah Kota Bekasi, jajaran Polsek Medan Satria bergerak cepat melakukan pemantauan debit air di sejumlah titik rawan banjir. Pada Senin (26/01/2026) siang, personel Bhabinkamtibmas dikerahkan untuk melakukan observasi langsung di kawasan pemukiman warga guna memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga.
Kegiatan pemantauan yang dimulai pukul 13.30 WIB ini difokuskan di area Perumahan Harapan Indah, khususnya pada lingkungan RT 13, RT 14, dan RT 16 di wilayah RW 17, Kelurahan Pejuang. Personel yang bertugas di lapangan, Aiptu Slamet SA dan Bripka Dwi Feriyanto, S.H., menyisir area yang mulai terdampak luapan air.
Kapolres Metro Bekasi Kota melalui Kapolsek Medan Satria, Kompol Rusit Malaka, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk deteksi dini terhadap potensi bencana banjir. “Hingga saat ini, terpantau adanya genangan air dengan ketinggian sekitar 20 cm di beberapa titik jalan lingkungan. Kami terus melakukan monitoring secara berkala untuk memantau kenaikan debit air,” jelas Kapolsek.
Selain melakukan pemantauan teknis, personel di lapangan juga berdialog dengan warga setempat untuk memberikan imbauan agar tetap waspada, terutama terkait keamanan instalasi listrik di dalam rumah saat air mulai masuk ke area pemukiman. Petugas juga memastikan jalur evakuasi tetap aman jika sewaktu-waktu terjadi peningkatan ketinggian air yang signifikan.
“Sinergi dengan pengurus RT dan RW setempat terus kami perkuat agar informasi mengenai perkembangan situasi air dapat tersampaikan secara cepat dan akurat kepada pimpinan maupun instansi terkait lainnya,” tambah Kompol Rusit Malaka.
Sejauh ini, situasi di Perumahan Harapan Indah Kelurahan Pejuang dilaporkan masih dalam kondisi aman dan terkendali. Polsek Medan Satria berkomitmen untuk terus menyiagakan personel di lapangan selama musim penghujan guna memberikan rasa aman dan bantuan cepat bagi warga yang terdampak genangan air.
Gunawan Darmawan/Humas)








