Pengawas SPBU 74.922.03 Diduga Kerjasama Dengan Mafia BBM, Para Pelangsir Pesta Solar

Pengawas Stasiun Penjualan Bahan Bakar Umum (SPBU) 74.922.03 Jempang Kecamatan Galesong diduga berkerjasama dengan mafia bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar demi meraup keuntungan lebih besar.

 

Pengawas SPBU 72.922.03 Jempang melakukan konspirasi dengan operator untuk melayani pembelian solar subsidi menggunakanjerigen kapasitas 35 liter milik para mafia BBM, Untuk melancarkan aksinya, Pengawas SPBU ini mengisi jerigen dengan menggunakan barcode sebagai formalitas.

 

Hal tersebut terkuat setelah salah satu wartawan media online memergoki sejumlah pengendara motor yang membonceng jerigen keluar masuk SPBU 74.922.03 Jempang membeli solar secara berulang-ulang pada tanggal 14 Januari 2026

 

Aktivitas mafia solar sangat lancar karena kuat dugaan pengawas SPBU 74.922.03 Jempang sendiri yang memerintahkan para operator untuk melayani pengisian jerigen milik mafia BBM di karenakan ada biaya tambahan sebesar 10,000 per jerigen.

 

Menanggapi hal tersebut, sekelompok aliansi mahasiswa akan melakukan aksi unjuk rasa didepan Pertamina Regional tujuh, Hiswana migas dan didepan kantor Kepolisian Resort Takalar (Polres Takalar).

 

Menurut jendral lapangan yang akan melakukan aksi unjuk rasa saat dikonfirmasi, ia menyampaikan, “Kami akan melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran di tiga titik, yaitu Pertamina Regional 7, Hiswana Migas, dan polres Takalar.

 

Aliansi mahasiswa ini akan melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran di tiga titik dengan tuntutan yang berbeda-beda.

 

“Aksi unjuk rasa kami lakukan dengan tiga tuntutan yang berbeda beda, kami Demo Pertamina Regional 7 dengan tuntutan meminta agar hentikan penyaluran BBM ke SPBU 74.922.03 Jempang Kecamatan Galesong” ,Kata jendral lapangan.

 

Lanjut ia mengatakan, “Adapun tuntutan kami di Hiswana mingas, meminta agar mencabut izin usaha SPBU 74.922.03 Jempang yang telah bekerjasama dengan mafia BBM” , Pungkasnya.

 

Tidak sampai disitu, Jendral lapangan ini juga mengatakan, “Orasi ketiga kami akan lakukan didepan Polres Takalar untuk mendesak Kapolres agar segera menangkap pengawas SPBU dan seluruh orang orangnya yang terlibat Mafia BBM subsidi jenis solar” , tutupnya.

 

 

 

Untuk saat ini pihak SPBU 74.922.03 belum bisa dikonfirmasi hingga berita ini tayang, Namun pihak media kami tetap membuka ruang hak jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *