Pebayuran Bekasi – seputar indoneisa.co.id – Akp iing Suhaery, SH.MH., Kapolsek Pebayuran, bersama jajaran personel menghadiri acara syukuran pembangunan jembatan bersama Pemerintah Desa Bantar Jaya dan warga Kampung Pintu RT 02/RW 05, Desa Bantar Jaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Kamis (15/1/2026).
Turut hadir dalam acara syukuran:
Kapolsek Pebayuran Akp ing Suhaery, SH, MH, Wakapolsek Pebayuran Iptu CT. Siagian, SH, Padal Kanit Intel Aiptu Abdurahman, Kanit Binmas Aiptu Triyono, Aipda Aep S, Bripka Tri Kuniawan, Bripka M.Ryan Suryana
Bripka Nurjaeni.
BRIMOBDA METROJAYA
Wadanyon D Brimobda Polda Metrojaya Kompol Darkun, Pasilog Batalyon D AKP Sugito, 8 Personil Brimobda Metrojaya Batalyon D
Sekdes Bantarjaya H Ayi
Dusun 1 Bantarjaya Bpk Sanan
Ketua RT 02/05 bpk Aye
Warga Masyarakat Desa Bantarjaya.
Akp iing Suhaery, SH.MH., Kapolsek Pebayuran, mengatakan bahwa jembatan yang selama ini dikenal warga sebagai jembatan “Ma Rame” kini resmi dibangun melalui program Polda Metro Jaya dan diresmikan dengan acara syukuran bersama pemerintah desa serta masyarakat setempat.
“Alhamdulillah, hari ini jembatan yang menjadi harapan warga akhirnya terwujud dan diresmikan. Jembatan ini merupakan bagian dari program Polda Metro Jaya dan kini resmi diberi nama Jembatan Presisi,” ujar AKP Iing Suhaery.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung akses transportasi dan keselamatan warga.
“Semoga keberadaan Jembatan Presisi ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, warga Kampung Pintu Desa Bantar Jaya mengaku sangat bangga dan bersyukur atas terbangunnya jembatan tersebut. Mereka menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polri, khususnya Polda Metro Jaya, yang telah merealisasikan pembangunan jembatan yang selama ini sangat dibutuhkan warga.
Acara syukuran berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, ditandai dengan doa bersama serta ungkapan rasa syukur dari masyarakat atas terwujudnya jembatan permanen yang kini menjadi akses penting bagi.
(Ling)








