News  

Ditemukan Bayi Masih Hidup Dibuang Oleh ibunya

Bayi dibuang

Penemuan Bayi Perempuan di Bawah Jembatan Padang Guci, Kaur, Bengkulu, – Warga Kabupaten Kaur dihebohkan dengan penemuan bayi perempuan yang masih bertali pusar dan tergeletak di bawah Jembatan Padang Guci, dekat aliran Sungai Padang Guci, Kecamatan Tanjung Kemuning, pada Rabu (14/1/2026).

Bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 06.10 WIB oleh seorang warga bernama Nawan (48 tahun), saat cuaca sedang hujan.

Bayi berjenis kelamin perempuan dengan berat sekitar 3 kilogram itu ditemukan telanjang bulat, ditutupi daun-daun kering, dan dalam kondisi kedinginan.

Penemuan ini langsung dilaporkan ke polisi, dan bayi kini dirawat intensif di RSUD Kaur dengan kondisi stabil dan sehat.Kasus ini terungkap sebagai pembuangan bayi yang diduga dilakukan oleh ibunya, FA (23 tahun), seorang mahasiswi semester ganjil dari salah satu perguruan tinggi di Bengkulu.

FA sempat mengalami pendarahan serius pasca melahirkan dan dilarikan ke RSUD Hasanuddin Damrah, Kota Manna, untuk perawatan intensif di ruang Bersalin Mawar. Kondisinya kini stabil, meskipun masih dalam pengawasan ketat tim medis. Plt Direktur RSUD Hasanuddin Damrah, dr. Emrusmadi, mengonfirmasi bahwa FA datang dengan gejala pendarahan dan menjalani penanganan medis mendesak.

Motif pembuangan bayi terungkap melalui pengakuan saksi dan wawancara dengan Kepala Desa setempat. FA diduga hamil di luar nikah dan sempat cekcok dengan orang tuanya karena pernikahan tidak direstui. Ia bahkan sempat meminta dinikahkan dengan dua pria berbeda sebelum kejadian.

My Polisi dari Satreskrim Polres Kaur, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), telah mengamankan dua terduga pelaku: FA sebagai ibu biologis dan TI (20 tahun) sebagai ayah bayi. Selain itu, HA (18 tahun) juga diamankan sebagai saksi atau terkait. Kasus ini menyoroti isu sosial seperti hamil di luar nikah dan perlindungan anak di daerah pedesaan Bengkulu Selatan.

Penemuan ini memicu kekhawatiran masyarakat terhadap kasus pembuangan bayi di wilayah tersebut, yang sering kali melibatkan faktor ekonomi dan sosial.

Polisi menegaskan bahwa kasus ini akan diproses secara hukum, termasuk undang-undang perlindungan anak dan kesehatan ibu. Saat ini, bayi dan ibunya dalam perawatan medis, sementara penyelidikan berlanjut untuk mengungkap detail lebih

Hery Asmadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *