MOKOKERTO ~ Dalam Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke – 80 Pemerintah Desa Balongmasin Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto, mengadakan Karnaval Budaya yang di ikuti oleh beberapa RT yang ada di Dusun Balongmasin.
Acara ini terlihat sangat meriah dan berpotensi besar dalam meningkatkan kesadaran partisipasi masyarakat terhadap kegiatan budaya dan ekonomi Desa Balongmasin, sesuai dengan Tema Karnaval yaitu Berkaitan dengan Budaya Desa dan atau juga Budaya Nusantara.
Melalui karnaval, masyarakat Desa Balongmasin, dapat memperkenalkan dan memamerkan tradisi, kesenian, dan keunikan budaya Desa kepada masyarakat luas dan juga menumbuhkan Rasa Nasionalisme yang tinggi bagi warga, mengingatkan kita semua pada jasa pahlawan yang telah gugur dalam memerdekakan Negera kesatuan Republik Indonesia.
Hasil Pantauan tim dilapangan, bahwa Ekonomi Warga Desa meningkat melalui promosi potensi Desa dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mendukung produk dan kegiatan desa, karena dengan Karnaval ini akan mengangkat citra Desa dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melestarikan budaya dan tradisi Nusantara.
Kades Balongmasin Drs Heri Bambang Suyanto, saat diwawancarai media ini mengatakan, hari ini Desa Balongmasin mengadakan Karnaval Budaya yang di pandegani seluruh pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Balongmasin, dalam rangka memperingati HUT RI Ke 80 tahun 2025.
Karnaval Budaya Desa Balongmasin Hari ini diikuti oleh 12 RT yang ada di Dusun/Desa Balongmasin Kecamatsn Pungging, sebagai Kepala Desa sangat berterima kasih kepada semua peserta yang sudah bersusah payah mengorbankan waktu dan biaya yang tidak sedikit untuk berpartisipasi ikut memeriahkan Karnaval Budaya hari ini,” ungkap Kades Balingmasin.
Saya ucapkan selamat kepada peserta yang sudah mendapat hadiah dari panitia, dan tetap semangat untuk yang kali ini belum mendapatkan, perlu diketahui kepada para peserta bahwa penilaian kali ini panitia memakai juri yang Independen dalam arti panitia mendatangkan juri dari luar Desa dan sama sekali tidak ada intervensi dari pihak manapun baik dari panitia atau dari Pemerintah Desa,” jelas Kades. (har)