Rumah Sakit Muhammadiyah Unismuh Diduga Tidak Profesional Dalam Penanganan Medis, Bayi Baru Lahir Akhirnya Meninggal Dunia

Tragedi yang sangat menyedihkan yang dialami seorang ibu yang menjalani perawatan saat melahirkan di rumah sakit Unismuh karena harus rela kehilangan bayi nya diduga dokter dirumah sakit tersebut tidak profesional dalam melakukan penanganan.

 

 

Bayi yang dilahirkan tanpa lubang anus ini seharusnya lebih membutuhkan perawatan yang lebih maksimal dan ditangani oleh dokter spesialis namun kenyataannya hanya dilayani dan dirawat oleh dokter jaga yang ada diruma sakit Muhammadiyah Unismuh Makassar.

 

Kuat dugaan dokter yang menangani tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) sehingga anak bayi yang mengalami sekarat akhirnya di rujuk ke salah satu rumah sakit yang ada di Makassar pada 14 Agustus 2025.

 

Setelah bayi yang sudah sekarat sampai dirumah sakit tempat ia dirujuk, hanya berselang beberapa jam bayi tersebut akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya hingga membuat keluarga sangat kecewa terhadap penanganan pihak rumah sakit Muhammadiyah Unismuh yang diduga tidak profesional.

 

Setelah pihak keluarga yang berdomisili di kecamatan Bontomarannu kabupaten Gowa dikonfirmasi melalui via telepon WhatsApp, ia membenarkan kejadian tersebut.

 

Menanggapi hal tersebut, kolaborasi antara masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Kontrol Sosial Indonesia (AKSI) akan melakukan unjuk rasa besar-besaran didepan kantor dinas kesehatan provinsi meminta agar direktur rumah sakit Muhammadiyah Unismuh segera dicopot.

 

 

(Red****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *