Sukabumi – seputar indonesia.co.id – Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dewi Asmara, mengapresiasi implementasi program pembinaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, hal ini disampaikan saat kunjungan kerja pada Selasa (11/6/2025).
Dalam kunker, Dewi Asmara meninjau kegiatan kerja warga binaan seperti blok industri, Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) ketahanan pangan, produksi kerajinan besek dan keset lantai, serta dapur berkah. Ia bahkan turut memanen hasil pertanian, mulai dari terong ungu, tomat apel, hingga cabai.
“Sungguh membanggakan melihat warga binaan aktif kegiatan pertanian. Ini sejalan dengan tujuan pemasyarakatan sebagai rumah yang membentuk kembali nilai-nilai kemasyarakatan,” ujar Dewi.
Namun, dalam kunjungan juga menyoroti permasalahan yang dihadapi Lapas Warungkiara, yakni kelebihan kapasitas. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Jawa Barat, Kusnali, menjelaskan kapasitas ideal Lapas hanya 618 orang, namun saat ini dihuni oleh 1.382 warga binaan.
“Over kapasitas memang menjadi tantangan umum di banyak lapas. Tapi ini tidak mengurangi semangat petugas dalam membina warga binaan,” ungkap Kusnali.
Ia menambahkan program pembinaan yang berjalan tetap mendukung misi ketahanan pangan serta 13 akselerasi dari Menteri Hukum dan HAM, termasuk nilai nilai pemasyarakatan.
Selain meninjau fasilitas, Dewi Asmara juga memberikan pesan moral kepada para warga binaan. Ia menegaskan pentingnya mengikuti pembinaan secara sungguh-sungguh menjadi pribadi yang lebih baik.
“Warga binaan harus tetap semangat memperbaiki diri. Pembinaan di dalam lapas adalah jalan menuju kehidupan yang lebih baik dan produktif,” tambahnya.
Komisi XIII DPR RI, lanjut Dewi Asmara, berkomitmen memperjuangkan hak-hak dasar warga binaan, termasuk hak atas lingkungan yang layak, akses pendidikan, serta pengembangan kegiatan produktif.
(Reporter : Muhtar Bahtiar








