Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Dulupi Sambati Kebal Hukum, Ketua DPD Akpersi Gorontalo Imran Uno Meminta Kepada Kapolres Boalemo Untuk Segera Menertibkan PETI

Gorontaloseputar indonesia.co.id – Kabupaten Boalemo, Aktivitas PETI di Sambati Makin Tak Terbendung Alias Kebal Hukum, Pantauan Kami Awak Media, jumat 30-05-2025.

Belasan Alat Excavator Hingga Saat Ini Masih Beraktivitas di Dulupi Dusun Sambati, Ada Dugaan Besar Bahwa Yang mem Back up PETI Tak Gentar Dengan Adanya Tambang Ilegal.

Imran Uno DPD Akpersi Gorontalo, Prihatin Dengan Tambang Yang Sudah Terang-terangan Beraktivitas Tanpa melirik Kepada Siapa Saja, Termasuk Dengan APH, Kami Mohon Kepada Ka Polres Segera Menertibkan PETi Yang Ada di Boalemo, Yang Paling Utama di Dusun Sambati Dulupi.

Imran Juga Mendorong Kepada Pemerintah Daerah Agar Supaya Secepatnya Menerbitkan WPR dan IPR,
Lagi- Lagi Kami Menghubungi Pak Kapolres Tidak Pernah Memberi Tanggapan. Hingga Berita ini Kami Turunkan.

Dilain tempat Ketua Umum Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Rino Triyono.S.Kom.,S.H.,C.IJ.,C.BJ.,C.E.J.,C.F.L.E. mengingatkan kepada Gubernur Gorontalo jangan terlalu zhalim terhadap masyarakat dan lingkungan hanya untuk mengeruk keuntungan secara pribadi serta golongan. Dalam hal ini pun saya perintahkan untuk seluruh jajaran pengurus DPD AKPERSI PROVINSI GORONTALO melakukan investigasi dilapangan supaya ada bukti – bukti untuk membuat laporan ke kementrian Lingkungan Hidup dan Mabes Polri.

” Sesuai dengan arahan Bapak Presiden Republik Indonesia Pak Prabowo Subianto bahwa seluruh kekakayaan Sumber Daya Alam hari dikelola oleh negara untuk memenuhi hajat hidup orang banyak. Jadi, ketika ada penambangan yang diindikasi hanya untuk kepentingan golongan yang dibackup oleh oknum tertentu maka haruslah kita sebagai kontrol sosial menjalankan tupoksinya dan meminta Kementerian Lingkungan Hidup serta Mabes Polri Serta Panglima TNI untuk turun ke lokasi karena pastinya akan berdampak kepada masyarakat serta lingkungan. Yang tidak lengkap izinnya dan tidak memperhatikan lingkungan setelah penambangan maka harus tutup,” ujar Rino dengan Tegas.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *