News  

Gema Pitu, Bertempat di Desa Lebaksono, Upaya Mencetak Sumber Daya Manusia Unggul


MOJOKERTO ~ Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat sebagai bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia unggul menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan program Gema Pitu (Gerakan Bersama Masyarakat di Posyandu Integrasi Terpadu) yang berlangsung di Pos Yandu Dusun Lebak, Desa Lebaksono, Kecamatan Pungging, Selasa (27/05/2025).

Program ini merupakan bagian dari strategi terpadu yang dijalankan Pemkab Mojokerto untuk menurunkan angka stunting secara signifikan sekaligus memperluas akses layanan kesehatan dasar di berbagai tahap kehidupan, mulai dari remaja, ibu hamil, bayi, hingga lansia.

Dalam kegiatan tersebut, Ibu Wakil Bupati Mojokerto dr Amelia hadir dan menegaskan bahwa kualitas kesehatan masyarakat menjadi fondasi utama dalam mewujudkan target pembangunan jangka panjang nasional.

“Penanganan stunting adalah hal mendesak, karena menyangkut masa depan generasi kita. Anak-anak yang tumbuh dengan gizi baik akan menjadi generasi yang unggul dan kompetitif,” ungkap dr Amelia

Pemkab Mojokerto melalui program Gema Pitu juga mendorong optimalisasi peran Posyandu sebagai pusat layanan kesehatan berbasis keluarga. Bukan sekadar tempat penimbangan bayi, Posyandu kini diarahkan menjadi pilar utama pelayanan dasar yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Istri Wakil Bupati dr Amel, mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah Desa, sektor swasta, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan untuk bersinergi memperkuat kaderisasi Posyandu dan memastikan pelayanan kesehatan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Semua pihak perlu bergandeng tangan. Peran Posyandu harus diperkuat agar layanan dasar bisa diakses lebih luas dan merata. Kita tidak ingin ada lagi anak kekurangan gizi atau ibu yang meninggal karena keterlambatan penanganan medis,” tambahnya.

Keterangan foto : Kades Lebaksono H Afan Faizin MPd, menyerahkan bantuan susu lansia gratis.

H Afan Faizin MPd, Kades Lebaksono dalam sambutannya mengatakan, profile Kesehatan Desa Lebaksono yang terdiri dari dua Dusun, terdiri dari Dusun lebak dan Adisono, terdiri dari jumlah penduduk, 4685, laki-laki 1823, perempuan 1862. Jumlah Ibu hamil 18, ibu hamil resiko tinggi 3, ibu hamil KEK 2, ibu Hamil Amenia 3.

Jumlah lansia sekitar 283, jumlah lansia resiko tinggi 122, ada di 2 Pos Yandu. Jumlah Kader Pos Yandu sekitar 25, ada 2 sekolah pos Paud dan TK,” jelasnya.

Jumlah balita 203, balita stanting 1, balita gizi kurang 1. Saya berharap dalam waktu dekat saya harap zerro stanting. Semua ini berkat prestasi kader kesehatan Desa Lebaksono, keliling Desa untuk mengantisipasi kenaikan stanting.

Mulai tahun ini kami pemetintah Desa lebaksono akan memberikan susu lansia Gratis, sejumlah 360 lansia yang tidak mampu, dan akan dimulai tahun ini,” pungkas Abah Afan Kades Lebaksono. (har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *