KRAKSAAN – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Kraksaan sukses menyelenggarakan Sarasehan Pendidikan & Seminar Digital Marketing pada Ahad (25/5/2025) di Kantor PCNU Kota Kraksaan. Kegiatan ini mengusung tema “Strategi Cerdas Menjadi Pelajar Produktif di Era Digital” dan dihadiri oleh ratusan pelajar dari berbagai wilayah di Kabupaten Probolinggo.
Acara ini menghadirkan narasumber inspiratif, antara lain Gus Moch. Mahrus Ali, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur; Setiyo Adi Nugroho, Sekretaris Umum HIPMI Kabupaten Probolinggo; Wahyu Alfandi Putra, Ketua PC IPNU Kota Kraksaan; serta Komariah Banawati, Ketua PC IPPNU Kota Kraksaan.
Dalam sambutannya, Gus Moch. Mahrus Ali menyoroti dampak negatif media sosial terhadap anak-anak, khususnya terkait maraknya kasus pelecehan seksual di Kabupaten Probolinggo. Ia menekankan bahwa media sosial sering kali menjadi jembatan bagi pelaku untuk melancarkan aksinya. Oleh karena itu, beliau mengajak pelajar NU untuk menjadi pelopor dalam menanggulangi permasalahan tersebut dengan meningkatkan literasi digital dan kesadaran sosial.
Setiyo Adi Nugroho dari HIPMI Kabupaten Probolinggo menekankan pentingnya pemanfaatan digital marketing sebagai upaya menumbuhkan ekonomi kreatif di kalangan pelajar. Ia mendorong IPNU dan IPPNU untuk mengembangkan unit-unit usaha berbasis digital yang dapat menunjang kemandirian dan keberlangsungan organisasi.
Ketua PC IPNU Kraksaan, Wahyu Alfandi Putra, menyampaikan harapannya agar pelajar NU mampu mensosialisasikan cara penggunaan media sosial yang benar di lingkungan siswa dan mahasiswa. “Kami ingin pelajar NU tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijak dalam bermedia sosial dan mampu berkontribusi positif di era digital,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua PC IPPNU Kraksaan, Komariah Banawati, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam membekali pelajar dengan keterampilan yang relevan di era digital. “Kami berharap, melalui seminar ini, pelajar dapat mengembangkan potensi diri dan menjadi agen perubahan di masyarakat,” katanya.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen IPNU dan IPPNU dalam membentuk generasi pelajar yang cerdas, produktif, dan peduli terhadap perkembangan teknologi serta isu-isu sosial di era digital.( Bsr)








