Bekasi – Seputarindonesia.co.id – Seluruh wilayah 1 sampai dengan Xlll.Sesuai dengan bunyi surat edaran nya no :12867/PK.03.03.01/sekre
Tentang himbauan penyelenggara kegiatan perpisahan peserta didik di satuan pendidikan (SMA /SMK/ SLB ) Se-Jawa Barat di sampaikan dengan hormat,dalam rangka persiapan Ahir tahun ajaran 2023 dan 2024 yang erat kaitannya.Senin (13/05/2024).
Dalam hal ini Sam Metro Sekjen LSM GMBI KSM Pebayuran Angkat Bicara,dengan kegiatan perpisahan peserta didik di SMAN 1 Pebayuran,maka di himbau agar acara perpisahan di laksanakan secara sederhana dengan mengoptimalkan sarana dan prasarana sekolah,hal ini bertujuan untuk menjaga ke utamakan tujuan acara tersebut, serta memberikan kesan mendalam dengan memberikan apresiasi terhadap siswa.
Demikian surat edaran ini di sampaikan untuk menjadi perhatian dan di laksanakan sebagaimana mestinya, kami LSM GMBI ( gerakan masyarakat bawah Indonesia) sangat mengkritisi atas keputusan yang di lakukan pihak sekolah SMA 1 pebayuran yang membrangkatkan studi tour ke Bandung sekitar 6 unit bus yang di berangkatkan,”ucap Sam Metro.
Lanjutnya Sam Metro
Sekjen LSM GMBI KSM Pebayuran,
Dengan anggaran yang sangat luar biasa yaitu 1,5juta ,maka dengan ini kami LSM GMBI KSM pebayuran akan meminta keterangan yang jelas prihal anggaran yang sangat pantastis,
Beberapa orang tua siswa sangat terpukul ekonomi nya dan mengeluh kepada kami LSM GMBI atas keputusan dari pihak sekolah SMA 1 Negeri Pebayuran yang mengadakan studi tour nya ke bandung dengan anggaran luar biasa.
“Dan ada juga pengaduan orang tua siswa juga apabila tidak berangkat akan di kenakan biaya 600rb BP minda sara selaku ketua LSM GMBI KSM pebayuran
Bersama Sam metro selaku sekjen LSM GMBI KSM pebayuran akan meminta keterbukaan terkait anggaran dan keputusan dari pihak sekolah SMA 1 negeri Pebayuran yang tidak mematuhi surat edaran dari Dinas pendidikan provinsi Jawa Barat,”Pungkasnya Sam Metro.
(Red)






