Sukabumi – seputarindonesia.co.id
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) adalah sebagai salah satu satuan Pendidikan Nonformal dan Informal serta wadah pembelajaran dari, oleh dan untuk masyarakat. Dan eksistensi PKBM itu sendiri merupakan prakarsa pembelajaran masyarakat yang didirikan dari, oleh dan untuk masyarakat.
PKBM makmur yang berlokasi di Jl. Raya Ciracap Kp. Loji RT/RW 27/07, Ciracap, Kec. Ciracap, Kab. Sukabumi Prov. Jawa Barat, dilihat di Dapodikdasmen jumlah Peserta Didik (PD) 316, rombel 10, guru 3 orang, pegawai 1 orang, ruang kelas 12. Dari hasil penelusuran tim media seputar Indonesia dua hari di lapangan Sabtu dan Minggu terlihat yang hadir hanya 4 WB ditambah 3 tutor (3/3/2024) hasil wawancara warga sekitar yang tidak jauh dari lokasi PKBM makmur yang enggan disebutkan namanya mengatakan setiap hari Sabtu dan Minggu saya tidak pernah melihat warga belajar berduyun” di PKBM yang saya tau paling 5 orang sampai 10 orang,

Saat dikonfirmasi salah satu tutor di ruang kelas, saya tidak tau persisnya jumlah WB , kalaupun saya memberikan keterangan takutnya ada yang salah karena yg menanganinya bukan saya tapi ada bagiannya. tugas saya hanya sebatas mengajar dan saya menerima honor dari sekolah hanya 300 ribu perbulan, tutor yang lain ada yg di bayar 250 ribu perbulan itu yang saya tau ” imbuhnya.
Sementara di waktu yang terpisah, tim mendapatkan keterangan dari narasumber lainnya, yang berinisial ZN menyatakan bahwa tutor di PKBM makmur berjumlah tiga orang (perempuan dua, laki- laki satu) dan jumlah WB nya ada sepuluh orang.

Selanjutnya Ketika di konfirmasi kaitan dengan papan nama PKBM nya yang tidak terlihat terpasang di depan sekolah, dia memberikan keterangan sudah berulang kali disampaikan ke kepala sekolah tapi tidak ada tanggapan. ucapnya.
Padahal PKBM itu adalah lembaga pendidikan yang disahkan oleh negara dan mendapatkan bantuan anggaran dari pemerintah harus ada keterbukaan supaya masyarakat yang ingin mengikuti pendidikan paket tau keberadaan adanya sekolah PKBM.
Di sisi lain dari hasil analisa dan pengecekan data dapodik di WB di PKBM makmur berjumlah ratusan WB ,Ini di sinyalir bisa jadi mengambil data mutasi dari dapodikdasmen sekolah formal yang tidak diketahui oleh peserta didiknya, Dan dengan adanya dugaan tersebut , seharusnya dari awal pihak dinas sudah bisa mengambil langkah- langkah upaya dengan melakukan memverifikasi kelengkapan data WB di masing- masing PKBM sebelum KATOFF Tanggal 31 Agustus, untuk meminimalisir kecurangan penggelembungan peserta didik oleh oknum lembaga untuk meraup anggaran BOSP, demi kepentingan pribadi dan golongan.
Sampai berita ini diturunkan tim seputar Indonesia, belum mendapatkan keterangan yang lebih lanjut dari kepala sekolah PKBM MAKMUR yang bernama irwan Setiadi yang dipanggil Eko karena sulit sekali untuk di hubungi juga di temui. Bersambung
(M.Dasep/Lutfy Yahya)





