News  

Pelayanan Desa Curahtemu Kecamatan Kota Anyar Bikin Kecewa Warganya

PROBOLINGGO ~ Warga Desa Curahtemu Kecamatan Kotaanyar Kabupaten Probolinggo kecewa kepada kepala Desa (Kades) serta perangkat Desa dalam melaksanakan tugas dan fungsinya di kantor Desa, Jum’at.(22/12/23).

Sebagaimana sudah dijelaskan dalam Peraturan Pemerintah tentang jam kerja kantor desa, cuti kepala Desa dan perangkat Desa.

Maksud peraturan tersebut sebagai pedoman kepala Desa, perangkat Desa, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.

Mengenai ketentuan jam kerja kantor Desa bertujuan mewujudkan tertib waktu dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan di kantor Desa untuk menjamin hak masyarakat Desa dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendapatkan hak atas layanan pemerintah Desa dan mewujudkan efektifitas pembinaan dan pengawasan kepala Desa dan perangkatnya.

Warga berinisial O menyampaikan kepada awak media “saya sangat menyayangkan bahwasannya tidak ada perubahan Di Desa ini. kepala Desa yang saya ketahui itu tidak pernah aktif serta perangkat Desa jarang kelihatan di kantor Desa

Kapan Desa Curahtemu yang akan maju ketika seperti ini di dalam pemerintahan Desa.saya berharap kepada pemerintah kabupaten Probolinggo segera turun untuk membina atau memberi teguran, agar kantor Desa bisa aktif kembali.

Jangan sekedar memakan gaji buta, harapan terbesar kantor Desa bisa aktif kembali dan bisa memberikan pelayanan yang baik satu contoh meminta tanda tangan kepada Kepala Desa agar tidak perlu datang kerumah Kepala Desa dan perangkatnya agar tau tupoksi Perangkat Desa itu adalah pelayan masyarakat jadi tidak mempersulit pelayanan di pemerintahan” jelasnya

Camat Kota anyar saat di konfermasi melalui via WhatsApp ia menyampaikan “Trimakasih, Mas koreksinya. Kades & perangkat desa sdh saya tegur untuk lebih aktif lagi di  Kantor Desa sebelumnya…🙏” Jelasnya

Kepala Desa saat di konfermasi oleh media seputar Indonesia ia menyampaikan “iya iya posisi jenengan saat ini ada dimana mas. Iya wes gampang kalau posisi pean ada di paiton, lebih baik kita ngopi ngopi ketemuan enak an dan penyelesaian biar ketemu” jelas kepala Desa

(Andru-Bass)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *